-SELAMAT DATANG DAN KORAN HARIAN KONPAK

Rabu, 22 Oktober 2014

Situasi Kamtibmas di Papua Aman

Rabu, 22 Oktober 2014 11:45

Situasi Kamtibmas di Papua Aman


Kombes Pol Sulistyo Pudjo HartonoJayapura – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Papua secera umum aman menjelang pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Senin di Gedung DPR-MPR, Jakarta.
“Kalau pun ada yang menonjol itu tidak berkaitan dengan hajatan besar pelantikan presiden dan wakil presiden. Secara umum situasi kamtibmas di Papua aman dan damai,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono di Jayapura, Minggu malam.
Ia mengatakan, pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih merupakan acara bersama seluruh warga negara, mulai dari Sabang sampai Merauke, apa lagi di Papua merupakan salah satu provinsi yang memberikan dukungan suara cukup besar.
Menurut Pujo pelantikan tersebut merupakan pesta bersama. “Saya meyakini masyarakat Papua pasti memberikan dukungan, apalagi di berbagai media massa cetak dan elektronik, banyak harapan pada presiden dan wakil presiden terpilih,” katanya.

Mantan Wadir Intelkam Polda Papua itu mengimbau kepada segenap lapisan masyarakat dan berbagai organisasi kepemudaan, paguyuban, para tokoh agama, adat dan masyarakat untuk ikut membantu aparat menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden.
“Harapannya, situasi aman dan damai yang telah tercipta dan terjaga dengan baik tetap dipertahankan,” katanya.
Sementara itu, Hanggua Rudi Mebri salah satu tokoh pemuda Port Numbay nama lain Kota Jayapura, mengatakan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla dinanti-nantikan segenap masyarakat ibu kota Provinsi Papua.
“Kita semua harus berikan dukungan kepada Pak Jokowi dan Jusuf Kalla. Mereka harapan kita bagi pembangunan di Papua. Mari kita sukseskan dan bantu aparat untuk menjaga keamanan di tempat kita masing-masing,” katanya.
“Mari kita berikan kesempatan kepada Jokowi-JK untuk memimpin, karena pada pilpres lalu mereka telah mendapatkan suara terbanyak, atau dengan kata lain mereka berdua telah mendapat mandat dari rakyat untuk menjalankan pemerintahan yang baik dan bersih,” tambahnya.(ant/don/l03)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar