-SELAMAT DATANG DAN KORAN HARIAN KONPAK

Minggu, 05 Oktober 2014

BUPATI LANNY JAYA MEMBERIKAN UANG 200 JUTA KEPADA PIMPIAN OPM , ENDEN WANIMBO MERUPAKAN KEJAHATAN TERHADAP KEAMANAN NEGARA.




INILAH BARANG BUKTI ,BUPATI LANNY JAYA ,BEFA JIGIBALOM BERIKAN UANG  200 JUTA KEPADA PIMPINAN ORGANISASI PAPUA MERDEKA (OPM) .SURAT INI DARI PIMPINAN OPM YANG KELUARKAN SEBAGAI BARANG BUKTI. 

KONPAK PAPUA ,sudah laporkan kepada KAPOLRI, KPK, MENKOPOL HUKUM, BADAN INTELJEN NEGARA, MABES TNI atas kasus  Bupati Lanny Jaya, Befa Jigibalom, memberikan uang 200 juta kepada pimpinan opm,Enden Wanimbo pada tanggal 24 November 2013.
Bantuan dana kepada opm merupakan Kejahatan Terhadap Keamanan Negara sesuai kitab KUHP ,BAB I,dan Korupsi Dana Hibah 16,764.400.000 ,pembelian Mobil Land Rover DS.1 L J serta pencucian uang lainnya merupakan Tindak Pidana Korupsi, merugikan keuangan Negara.
Komite Nasional Pemuda Pancasila Anti Korupsi Provinsi Papua ( Konpak -Papua) mewakili seluruh Masyarakat Papua pada umuumnya dan Masyarakat  Lanny Jaya pada khususnya minta kepada penegak hukum dan keamanan Negara segera tangkap Bupati Lanny Jaya ,Befa Jigibalom ,atas pelanggarannya.
Kami minta kepada seluruh masyarakat lanny jaya,menjaga keamanan di masing-masing tempat dan jangan mendukung kelompok bersenyata dan juga bupati lanny jaya befa jigibalom.
Kami minta supaya befa jigibalom ,stop mengkambing hitam terhada masyarakat lanny jaya dan juga terhadap aparat keamanan. Lihat dari kasus penyerangan terhadap aparat keamanan yang bertugas di lanny jaya pada bulan juli lalu sedikit aneh dan patut dicuriga kepada bupati lanny jaya. Komentar bupati di salah satu media nasional Liputang6.com.befa mengaku bahwa dirinya pernah kasih uang 100 juta kepada pimpinan opm,enden wanimbo,karena dirinya diancam.
yang kedua bupati sendir sudah tauh kelompok opm meminta uang kepada dirinya untuk biaya perjalanan lanny jaya ke PNG. Yang ketiga ,bupati tauh mereka dan mengenal  kelompok opm.yang ke empat menyerahkan uang 200 juta bukan di luar ,di jalan atau melalui orang lain namun yang menyerahkan bupati sendiri di kediaman.
Pertanyaan adalah ,mengapa bupati memberikan uang 200 juta itu ,kalo dirinya tauh siapa mereka ? jika dirinya diancam oleh kelompok opm, kenapa tidak melorkan kepada pihak berwajib ?
Perlu kita ketahui bahwa bupati befa sendiri telah melakukan pernyataan bersifat kebohongan  di media masa bahwa dirinya pernah memberikan uang hanya 100 juta pada hal jumlah uang yang befa bantu opm bukan 100 juta namun 200 juta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar