-SELAMAT DATANG DAN KORAN HARIAN KONPAK

Minggu, 12 Oktober 2014

Cuaca Buruk, Evakuasi Prajurit TNI yang Ditembak OPM Ditunda

Jika cuaca bersahabat, besok baru dilakukan evakuasi.

ddd
Kamis, 25 September 2014, 19:24
Foto ilustrasi OPM
Foto ilustrasi OPM(Banjir Ambarita/Papua)
VIVAnews - Cuaca buruk kabut tebal disertai hujan yang menyelimuti Ilaga ibukota Puncak Papua, membuat proses evakuasi prajurit TNI yang meninggal setelah ditembak kelompok separatis bersenjata OPM ke Sentani Jayapura terhambat. Jenazah hingga kini masih disemayamkan di Puskesmas Ilaga. 

Juru Bicara Kodam XVII Cenderawasih Letkol Rikas Hidayatulah mengatakan, cuaca yang sangat ekstrem di Ilaga membuat proses evakuasi tertunda. 

"Cuaca di sana sangat ekstrem, kabut terus menyelimuti, sehingga pesawat untuk melakukan evakuasi tidak bisa masuk," ucapnya, Kamis 25 September 2014. 

Akibatnya, lanjut dia, proses evakuasi ditunda. "Mungkin besok, Jumat pagi, baru evakuasi bisa dilakukan, itu juga jika cuaca bersahabat," katanya. 

Jenazah Pratu Abraham Rumadas yang saat ini masih disemayamkan di Puskesmas Ilaga, rencananya akan dibawa menuju Markas Batalyon Infantri 751 Raider Sentani untuk disemayamkan, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

"Disemayamkan dulu di markas Batalyon asalnya, baru kemudian diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga," ujar Rikas. 

Pratu Abraham Rumadas tewas ditembak kelompok separatis bersenjata OPM, saat sedang melaksanakan tugas pengamanan pelantikan Kepala Distrik Ilaga, Kamis 25 September 2014, sekitar pukul 10.00 WIT. Saat itu, korban bersama beberapa rekannya sedang mengambil logistik dari Pasar Ilaga yang jaraknya hanya sekitar 50 meter dari Pos TNI. Pelaku yang diperkirakan 10 orang, menembak dan merampas senjata korban. 

Setelah beraksi, para pelaku langsung melarikan diri masuk ke dalam hutan. Saat ini personel TNI lainnya sedang berupaya mengejar mereka. 

Kelompok separatis bersenjata yang diduga melakukan penyerangan adalah kelompok Militer Murib, yang selama ini dikenal menguasai Puncak. Tahun 2013 kelompok ini juga berhasil menewaskan 8 personel TNI di Distrik Sinak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar