-SELAMAT DATANG DAN KORAN HARIAN KONPAK

Senin, 06 Oktober 2014

Tiga Warga Asing Kabur Dari Lapas Narkotika Jayapura


Penulis :  on October 7, 2014 at 00:22:22 W Albert YomCategory: Tanah Papua


Pemandangan pagi di Lapas Narkotika Kelas II Jayapura, Doyo – Sentani (Jubi/ Angrias )
Pemandangan pagi di Lapas Narkotika Kelas II Jayapura, Doyo – Sentani (Jubi/ Angrias )
Sentani, Jubi – Keamanan tak maksimal, 19 narapidana narkotika, termasuk 3 warga asing berkebangsaan Papua New Guinea ( PNG ), yakni Gayas Sume (21), Joel Sakak (30) dan Erick Sanama (18), kabur dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Narkotika Jayapura . Peristiwa kaburnya 19 Napi Narkotika ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIT, minggu (5/10/2014) dini hari.
Kepala Keamanan dan Tata Tertib Lapas Narkotika Jayapura, Hamkah Abdullah ketika di konfirmasi melalui telepon selulernya, membenarkan kejadian tersebut, dan mengatakan, kejadian itu sangat cepat dan sudah direncanakan. Sehingga ke 19 napi yang semuanya berjenis kelamin pria ini idengan mudahnya merusak bangunan lapas dan melarikan diri.
Mereka kabur dengan cara membongkar langit-langit ruang tahanan lantai 2 . Mereka juga memanfaatkan kain sarung dan selimut yang ada untuk dirangkai sedemikian rupa dan digunakan sebagai alat yang fungsinya seperti tambang guna turun dari lantai 2 ke tembok belakang luar,” kata Hamkah.
Mengenai kelengahan sipir jaga, Hamkah menjelaskan, pada saat kejadian sesuai dengan jadwal yang ada memang ada 5 orang yang berjaga. Namun ternyata masih kurang, sebab secara umumpun jumlah sipir di lapas Narkotika ini masih terbatas.
“Pada saat kejadian ada 5 orang yang bertugas menjaga dan mengawasi lapas. Ternyata memang masih kurang, sebab ke 5 orang ini kita bagi di beberapa titik, waktu itu 2 orang jaga di depan, 2 orang jaga di belakang sementara 1 orang lagi menjaga di dalam blok, padalah dalam lapas ini ada 3 blok yang disini sekian banyak napi,” kata Hamzah.
Dijelaskannya lagi bahwa di lapas Narkotika Jayapura ini terdapat 3 blok yaitu blok Nuri, Mabruk dan Cenderawasih, dan pada saat kejadian para tahanan yang kabur ini membobol di 2 blok berbeda, yaitu blok Mambruk dan blok Cenderawasih masing-masing di lantai II.
Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika Kelas II Jayapura, Nirhono Jadmokoadi, S.H., M.H., ketika di konfirmasi menjelaskan, atas kejadian ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan guna melakukan pengejaran, selain itu pihaknya juga secara internal telah meminta keterangan kepada ke 5 petugas yang berjada pada malam kejadian.
Kalapas juga menambahkan, selain minimnya tenaga sipir di Lapas Narkotika Jayapura, Doyo ini, hal lain yang dijadikan celah bagi para napi dalam melancarkan aksinya ini adalah kondisi sarana dan prasarana lapas yang kurang memadai. Dirinya berharap kejadian jadi bahan evaluasi guna perbaikan dan penambahan fasilitas pendukung di Lapas Narkotika Jayapura.
“Dari kejadian ini kami telah meningkatkan pengamanan dengan memaksimalkan tenaga yang ada, jadi bukan hanya sipir saja yang berjaga, namun staff juga ikut berjaga agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tegas Kalapas.
Adapun nama-nama 19 napi yang kabur ini adalah :
Gayas Sume (21) – PNG,Joel Sakak (30) – PNG, Erick Sanama (18) – PNG, Douglas Arthur Rumpaidus (24), Paulus Numbery (30), Apriyanto H. Ibrahim (30), Rahman U. Thalib (27), Yusuf Manggarapo (23), Deny Fonataba (25),Dedy Haay (18), David Rumaropen (28), Eko Yulianto (29), Soleman Togodi (28), John Aritahanu (18), Marnus togodi (28), Rivaldo Wanggai (16), Ismael Jowei (16), Ismail Marani (18) dan Arifin Fonataba (18). (Angrias RF )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar