-SELAMAT DATANG DAN KORAN HARIAN KONPAK

Rabu, 15 Oktober 2014

Kapolda Kunjungi Lanny Jaya, Pasca Kontak senjata TNI-Polri di Pirime

By:


Kapolda Papua, Irjen Pol. Yotje mende  ketika tiba di Bandara Wamena beserta rombongan dari Polda Papua dan  perwira Kodam XVII/Cenderawasih, selanjutnya menuju Pirime Lanny Jaya.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Yotje mende ketika tiba di Bandara Wamena beserta rombongan dari Polda Papua dan perwira Kodam XVII/Cenderawasih, selanjutnya menuju Pirime Lanny Jaya.
Wamena,-Pasca baku tembak antara oknum anggota Brimob dan oknum anggota TNI Batalyon 756/WMS di Distrik Pirime Kabupaten Lanny Jaya, Senin 13 Oktober 2014, maka pimpinan dari Polda Papua dan juga dari Kodam XVII/Cenderawasih langsung mengambil langkah turun langsung untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Kapolda Papua, Irjen Pol. Yotje Mende dan jajaran perwira Polda Papua beserta para pimpinan di jajaran Kodam XVII/Cenderawasih tiba di Wamena dan langsung bertolak ke Lanny Jaya.
Saat ditemui sebelum bertolak ke Tiom Kapolda Papua Irjen Pol. Yotje Mende mengatakan, belum mengetahui persisnya kejadian tersebut, namun berdasarkan laporan yang diterima semuanya itu karena kesalahpahaman antara oknum dari Brimob maupun oknum dari TNI Batalyon Yonif 756/WMS.
“Jadi disini kesalahpahaman itulah sehingga terjadi saling tembak sehingga terjadi satu korban,”katanya
Kapolda tidak menyangka akan terjadi kejadian tersebut dan diakuinya yang melakukan adalah oknum anggota Brimob yang di bawah kendali Kapolda Papua, oleh sebab itu Kapolda sendiri yang langsung memimpin ke Lanny Jaya.
“Saya merasa bahwa ada kesalahan jugalah dari kita, sehingga saya minta maaf kepada yang ditembak dan juga kepada Kodam, dan saya langsung memimpin ini karena menyadari hal itu, saya akan melihat sejauh mana tembak menembak ini terjadi,”katanya
“Apakah disini ada kesalahan-kesalahan fatal terutama dari anak buah saya BKO, terkait dengan tembak menembak itu sehingga ada korban dan kita akan lihat siapa yang salah, siapa yang benar,”sambungnya.
Menurut Kapolda, siapa yang salah dan siapa yang benar belum bisa di tentukan sekarang namun selesai kegiatan hasil akan segera dilaporkan ke Kapolri.
“Ini sudah menjadi perhatian Kapolri, supaya dituntaskan tidak berkembang masalahnya,”katanya.
Kapolda menambahkan masalah ini akan dipecahkan bersama-sama tim yang ke Lanny Jaya.
“Saya juga bersama-sama tim dari Kodam, ada Kasrem, Danyon, Dandim ikut bersama-sama memecahkan masalah ini,”katanya.
Kapolda berharap agar tidak ada saling dendam dan ditegaskannya bahwa perselisihan yang terjadi ulah oknum dan jangan membawa kesatuan masing-masing.
“Harapan saya adalah masalah yang terjadi jangan sampai ada dendam-mendendam, saya katakan perselisihan itu karena ulah oknum dan tidak membawa-bawa kesatuan, melainkan itu pribadi dari masing-masing anggota baik itu dari kami sendiri dari Brimob maupun dari Batalyon 756 itu sendiri,”tegasnya. (Boby/worldpapuanews.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar