-SELAMAT DATANG DAN KORAN HARIAN KONPAK

Sabtu, 04 Oktober 2014

PELANGGARAN WEWENAG OLEH BUPATI BEFA JIGIBALOM ,SE.M.SI KABUPATEN LANNY JAYA PROVINSI PAPUA.


1.          Wkil Bupati Lanny Jaya ,Bertus Kogoya DEMO Bupati Befa Jigibalom alasanya karena tidak pernah memberikan kewenangan dan hak-haknya kepada wakil bupati. Bupati Lanny Jaya  ,aksi  pemalangan  Kantor Bupati di Tiom yang didalangi  Wabup Bertus Kogoya yang  memprotes  kebijakan Bupati setempat   karena tidak memberikan  kewenangan apapun kepada Wabup. “Pelayanan pemerintahan, pelayanan pembangunan dan  pembinaan birokrasi  di Tiom tidak berjalan  normal dan banyak ganguan gangguan,” Ia dimintai tanggapan  terkait aksi protes Wabup Bertus Kogoya melakukan   pemalangan Kantor Bupati Lanny Jaya di Tiom sejak Senin 17/3 pukul 06.00 WIT. Akibatnya,   pemerintahan Lanny Jaya  kini mengalami kelumpuhan. Sebagaimana diwartakan,  aksi protes Wabup kepada Bupati dipicu antara lain, Hak-Hak   Tunjangan  Wabup Tidak Dibayarkan Sesuai Jabatannya, Tak Ada Pembagian Wewenang Yang  Jelas Antara  Bupati Dan Wabup Hingga Tiga  Tahun Serta Pembagian Proyek Pembangunan  Tak  Pernah Diberikan Kepada Wakil bupati Bertus Kogoya.
2.              Pelantikan dan pergantian kepala desa tanpa koordinasi yang dengan bersangkutan, dalam arti bupati tidak memberikan informasi secara tertulis kepada kepala desa lama untuk melakukan pergantian jabatan kepala desa bahwa akan ada pergantian atau pemilihan kepala desa baru.
3.              Bupati tidak pernah koordinasi kerja antar bawahan dan kinerja kerja bupati lanny jaya ,befa jigibalom tidak becus.kebijakan dan keputusan bupati mendatang malapetaka bagi masyarakat.
4.              Kepemimpinan Bupati Lanny Jaya,saudara Befa Jigibalom,otoriter,rakus dan tidak bisa menerima pendapat orang lain.
5.              Banyak janji-janji kepada masyarakat lanny jaya, namun janjinya tidak di realisasikan.
6.              Bupati membertikkan dana kepada Ibu-ibu hamil sebesar Rp.5 juta, hanya 3 tiga Distrik saja sedangkan 7 tuju distrik tidak dapat bagian. masyarakat 7 tuju distrik merasa tidak adil dalam pembagian uang .
7.              Pembayaran intensif selalu bermasalah dan tidak dibayarkan sesuai dengan upah kerja.pembayaran intensif tidak merata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar